MANFAAT DAN CARA PENGGUNAAN PUPUK NASA TANGGUH DEKOMPOSER YANG PALING TEPAT

MANFAAT DAN CARA PENGGUNAAN PUPUK NASA TANGGUH DEKOMPOSER YANG PALING TEPAT

MANFAAT DAN CARA APLIKASI YANG BAGUS PUPUK NASA TANGGUH DEKOMPOSER

 

 

TANGGUH DEKOMPOSER terbuat dari bahan-bahan alami ramah lingkungan yang mengandung mikroorganisme berguna sebagai perombak bahan organik, penambat Nitrogen (N), pelarut Phospat (P), penghasil fitohormon bagi tanaman dan mikroorganisme bermanfaat lainnya.

 

Manfaat TANGGUH DEKOMPOSER adalah :

1. Mempercepat proses dekomposisi atau penguraian bahan organik untuk menghasilkan nutrisi tersedia untuk meningkatkan kuantitas dan kualiitas hasil panen.

2. Memberikan fitohormon guna memperepat pertumbuhan dan perkembangan tanaman
Berfungsi sebagai bahan pembenah/perbaikan tanah.

3. Menetralisisr senyawa-senyawa berbahaya dan memprcepat penguraian sisa pupuk kimia dan bahan organik yang ada di tanah.

4. Meningkatkan efektifitas penyerapan pupuk kimia.

5. Membantu menekan pertumbuhan mikroba yang merugikan tanaman.

 

Cara pakai sebagai Dekomposer adalah :

1. Siapkan bahan baku (jerami, kotoran hewan, seresah, tandan kosong kelapa sawit, sampah organik dll) yang akan difermentasi.

2. Campur TANGGUH DEKOMPOSER 1 liter dengan air secukupnya (lebih baik ditambahkan juga molase/gula merah/gula pasir ¼ kg + urea ¼ kg) untuk 1-2 ton bahan yang akan difermentasi.

3. Semprot/siram sampai merata larutan pada bahan baku tersebut.

4. Atur tumpukan bahan yang telah tercampur dengan ketinggian maksimal 1 m.

5. Tutup bahan yang telah tercampur diusahakan bahan terhindar dari hujan atau panas matahari secara langsung.

6. Lakukan pembalikan minimal 5 – 10 hari sekali.

7. Jaga kelembaban jangan terlalu kering atau basah.

8. Apabila terlalu kering semprotkan/siramkan air secukupnya.

9. Setelah 1 – 3 minggu (tergantung jenis bahan) akan jadi matang dengan ciri-ciri meremah, suhu dingin, warna menjadi lebih gelap dari pada bahan aslinya.

 

Cara pakai sebagai Pupuk Hayati :

1. Kebutuhan TANGGUH DEKOMPOSER dan PUPUK HAYATI adalah 3 – 6 liter /ha.

2. Penyemprotan ke tanaman dengan dosis 50 – 70 cc/tangki (5 tutup/tangki).