Pupuk Untuk Ciplukan Paling Bagus Dari Nasa

Pupuk Untuk Ciplukan Paling Bagus Dari Nasa

Pupuk Untuk Ciplukan Paling Bagus Dari Nasa

Apakah Anda tahu buah ciplukan? Buah bulat yang diselubungi daun seperti tempurung yang sering tumbuh liar dan dianggap gulma oleh sebagian orang.

Tumbuhan yang dulu dianggap gulma tersebut sebetulnya sudah banyak dikenal hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Tumbuhan yang bernama latin Physalis Angulata ini dikenal dengan sebutan ciplukan (Jawa), yoryoran (Madura), cecendet (Sunda), kopok-kopokan (Bali), leletep (sebagian Sumatra), leletokan (Minahasa), Kenampok(Sasak), lapunonat (Tanimbar), daun kopo-kopi, daun loto-loto, padang rase, dagameme, angket, dededes, daun boba dan lain-lain.

Ciplukan merupakan tanaman semusim yang mempunyai tinggi sekitar 1 meter. Batang ciplukan berongga dan bersegi tajam.

Buah ciplukan terdapat di dalam bungkus kelopak yang menggelembung berbentuk telur berujung meruncing berwarna hijau muda kekuningan dengan rusuk keunguan. Buah buni di dalamnya berbentuk bulat memanjang berukuran antara 1,5-2 cm dengan warna hijau ketika masih mentah dan kekuningan ketika masak.

Tanaman ciplukan mengandung senyawa-senyawa aktif sepertisaponin (pada tunas), flavonoid (daun dan tunas), polifenol, fisalin, Withangulatin A, kriptoxantin, tanin,vitamin C dan gula(buah), asam palmitat dan stearat (biji), alkaloid (akar) dan Chlorogenik acid (batang dan daun).

Karena kandungan senyawa di atas, saat ini ciplukan banyak dimanfaatkan sebagai tanaman herbal.

Daun Ciplukan bermanfaat sebagai obat penyembuhan patah tulang, busung air, bisul, borok, penguat jantung, keseleo, nyeri perut, batuk dan kencing nanah.

Khasiat Buah Ciplukan

  • Khasiat buah ciplukan bisa digunakan sebagai analgesik, anti hiperglikemik, antivirus, membantu melancarkan saluran urin, detoksifikasi, dan juga meredakan sakit batuk.
  • Buah ciplukan juga bisa diolah menjadi obat hipertensi dengan merebus 5 gr buah ciplukan menggunakan 110 ml air selama sekitar 10 menit, disaring dan diminum 2x sehari.
  • Selain untuk pengobatan penyakit di dalam tubuh, khasiat buah ciplukan untuk pengobatan luar bisa juga digunakan sebagai obat bisul, luka bernanah, serta sakit kulit yang mempunyai gelembung air.
  • Kandungan antioksidan dan alkaloid pada buah ciplukan diduga mampu mempercepat penyembuhan luka kulit.

Khasiat daun ciplukan

Selain buah, daun ciplukan juga punya khasiat kesehatan yang tidak kalah baiknya. Khasiat daun ciplukan di antaranya

  • Mengobati penyakit flu
  • Mengobati radang tenggorokan
  • Mengobati pertutis atau batuk rejan

Khasiat daun ciplukan untuk mengobati penyakit di atas dapat diperoleh dengan mengkonsumsi air rebusan daun ciplukan yang telah dipotong kecil-kecil dan dikonsumsi rutin 2x sehari hingga sakit mereda.

Cara Pengolahan Buah dan Daun Ciplukan Untuk Kesehatan

Ingin tahu lebih jelas mengenai cara pengolahan buah dan daun ciplukan untuk kesehatan? Berikut adalah rangkumannya

  • Obat diabetes

Salah satu khasiat ciplukan adalah sebagai obat diabetes. Dengan menggunakan seluruh bagian tanaman ciplukan mulai dari akar, daun hingga buahnya, tanaman ini dibersihkan dan direbus hingga air rebusan menyusut menjadi 1/3 kali volume awal. Air rebusan inilah yang kemudian dikonsumsi satu kali dalam satu hari sebagai terapi pengobatan diabetes.

  • Obat Influenza

Ambil sekitar 9-15 helai daun ciplukan, kemudian rebus dengan air satu gelas selama kurang lebh 10 menit. Saring lalu biarkan dingin. Minumlah sari daun ciplukan ini 2-3 kali sehari hingga sakit mereda.

  • Gusi berdarah

Khasiat buah ciplukan juga bisa digunakan untuk gusi berdarah lho! Caranya mudah, makanlah 30 buah ciplukan segar setiap hari untuk mengatasi gusi yang mudah berdarah. Meskipun ada rasa pahit pada buah ciplukan, kandungan Vitamin C-nya cukup tinggi untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan gusi serta mulut.

  • Obat epilepsi

Khasiat buah ciplukan bisa digunakan sebagai obat pereda epilepsi. Konsumsi lah secara rutin buah ciplukan sebanyak 8-10 butir setiap hari. Treatment ini dipercaya dapat menekan munculnya gejala epilepsi.

  • Kemampuan melawan kanker

Kandungan steorid pada buah ciplukan dapat digunakan untuk meningkatkan sistem imun, termasuk menjadi obat terapi tumor dan kanker. Beberapa studi ilmiah menyebutkan, ciplukan ternyata menunjukkan sitotoksisitas yang cukup besar terhadap sel kanker dalam uji laboratorium. Ciplukan diketahui dapat menurunkan ukuran tumor pada sel uji.

  • Melawan virus

Memberikan pertahanan terhadap virus juga merupakan khasiat daun ciplukan. Sebuah penelitian di Jepang menunjukkan adanya kemampuan antivirus terhadap Hepes simplek-I, campak dan polio virus-I.

  • Obat luka luar

Tanaman ciplukan bisa digunakan sebagai obat luka luar seperti borok atau bisul. Gunakan daun ciplukan sebanyak 1 genggam yang kemudian ditumbuk dan dicampur dengan air kapur sirih 2 sendok makan. Salep alami ini kemudian ditempelkan ke tempat yang luka untuk mempercepat proses pengeringan luka.

Berdasarkan Info dari Pemijat dari Kalimantan, kalau digunakan sebagai obat batuk, khasiatnya cukup manjur dan mudah, cukup direbus dan disaring serta dikonsumsi dalam keadaan hangat, tapi rasa pahitnya luar biasa.

Buah ciplukan sendiri sering dimakan langsung untuk mengobati epilepsi, sulit buang air kecil, dan penyakit kuning. Sementara itu, akar tanaman ciplukan dapat digunakan sebagai obat cacing dan penurun demam.

Karena kaya manfaat, kini buah ciplukan telah banyak dikonsumsi dan dijual di berbagai toko buah. Harga jualnya pun tak main-main, yakni antara Rp 250-500 ribu per kilogramnya.

Meskipun banyak yang tumbuh liar, ternyata banyak manfaat dan harganya cukup tinggi.Bahkan sekarang mulai berkembang ceplukan jumbo (Tomatilo sp.) yang ukuran buahnya bisa sebesar buah tomat, produktivitas bagus, dan harga juga tinggi.

Saat ini, banyak orang yang mulai mencoba untuk membudidayakan tanaman ini. Budi daya tanaman ciplukan dilakukan dengan memanfaatkan bibit hasil perbanyakan generatif dengan tahap sebagai berikut:

Persiapan dan Penyemaian Benih

Benih disiapkan dari buah ciplukan yang tua dan matang dari tanaman yang berumur lebih dari 2,5bulan. Buah yang telah tua dan matang, bila dipijit dengan jari akan mengeluarkan daging buah yang lunak beserta bijinya. Biji ini digunakan sebagai benih yang siap disemai.

Penyemaian dilakukan untuk mengecambahkan biji-biji ciplukan. Tanah yang digunakan sebagai media persemaian harus berfisik halus dan gembur serta memiliki unsur hara yang cukup.

Penyemaian biji perlu ditutup dengan sungkup plastik untuk menekan penguapan air dari media semai, menghindari terpaan panas atau air hujan, serta mencegah serangan hama dan penyakit. Bibit yang berumur 1-1,5 bulan dengan tinggi 15 cm siap untuk dipindah tanam ke lahan.

Penanaman

Bibit ciplukan yang tumbuh di persemaian memiliki akar relatif sedikit, batang masih lunak, dan jumlah daun ± 8 lembar. Bibit ini memiliki kelemahan yaitu akar dan batangnya mudah rusak, dan setelah dicabut daunnya cepat layu. Oleh karena itu, bibit ciplukan tersebut perlu dipindahkan hati-hati dan setelah dicabut harus segera ditanam kembali.

Perawatan

Dalam hal perawatan, tanaman ciplukan tidak perlu penyiraman yang berlebihan, karena kebutuhannya terhadap air relatif sedikit.

Sedangkan untuk pemupukannya dapat dilakukan sebanyak dari dosis pupuk yang digunakan pada tanaman tomat.

Detail pemupukannya adalah sebagai berikut:

  • Pupuk Fosfor dan Kalium, diberikan pada lubang pertanaman sedalam penanaman bibit.
  • Pupuk susulan I, pupuk Nitrogen diberikan 14 hari setelah tanam. Pupuk ditaburkan pada alur yang dibuat di sekeliling tanaman dengan jarak sekitar 10 cm dari lubang tanam.
  • Pupuk susulan II, pupuk Nitrogen, yang diberikan 35 hari setelah tanam. Caranya sama dengan pemupukan susulan pertama.
  • Apabila budidaya ciplukan ditujukan untuk dipungut brangkasnya, maka dosis pupuk Nitrogen dapat ditingkatkan, sedangkan dosis pupuk Fosfat dan Kalium dikurangi.
  • Penggunaan pupuk pada tanaman ciplukan yang ditanam dengan sistem tumpang sari, disesuaikan dengan dosis pupuk yang digunakan bagi tanaman utamanya
  • Penggunaan Pupuk Organik sebagai Pupuk Mikro yang berfungsi untuk menyempurnakan pertumbuhan ciplukan dan panen yang lebih awal.

Pemanenan

Tanaman ciplukan yang siap panen ditandai dengan kelopak bunga dan warna buah yang mulai menguning. Pada masa penen, satu batang pohon ciplukan mampu menghasilkan hingga 300 buah. Buah ciplukan dapat dipanen setiap 5-10 hari sekali.

Demikian hal-hal menarik dari tanaman ciplukan. Untuk memperoleh manfaatnya, Anda bisa mulai mencoba menanamnya di halaman rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.