INILAH TAKARAN PUPUK NASA UNTUK BUDIDAYA JAMUR TIRAM

INILAH TAKARAN PUPUK NASA UNTUK BUDIDAYA JAMUR TIRAM

CARA APLIKASI YANG TEPAT PUPUK NASA UNTUK BUDIDAYA JAMUR TIRAM

 

 

PUPUK NASA UNTUK JAMUR TIRAM – Jamur tiram adalah termasuk dalam kelompok Basidiomycota, disebut jamur tiram karena bentuk tajuknya menyerupai kulit tiram, berwarna putih berbentuk setengah lingkaran. Di alam bebas, jamur tiram putih biasa ditemukan pada batang-batang kayu yang sudah lapuk. Mungkin karena itu, jamur tiram sering disebut jamur kayu.

Bagi ibu – ibu rumah tangga yang memilih alternative usaha rumahan, budidaya jamur tiram salah satu pilihan yang kreatif, selain bisa dikerjakan di rumah juga dapat menghasilkan tambahan uang belanja dari hasil budidaya jamur tiram, Ibu – ibu bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk kumbung jamur atau bagian sisi rumah yang letaknya agak lembab untuk dapat di manfaatkan sebagai kumbung jamur tiram.

 

Teknik Budidaya Jamur Tiram

Kumbung adalah rumah jamur adalah tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur. kumbung biasanya berupa sebuah bangunan, yang diisi rak-rak untuk meletakkan baglog. Bangunan tersebut harus memiliki kemampuan untuk menjaga suhu dan kelembaban. Kumbung biasanya dibuat dari bambu atau kayu.

Dinding kumbung bisa dibuat dari gedek atau papan. Atapnya dari genteng atau sirap. Jangan menggunakan atap asbes atau seng, karena atap tersebut akan mendatangkan panas. Sedangkan bagian lantainya sebaiknya tidak diplester. Agar air yang digunakan untuk menyiram jamur bisa meresap. Di dalam kumbung dilengkapi dengan rak berupa kisi-kisi yang dibuat bertingkat. Rak tersebut berfungsi untuk menyusun baglog. Rangka rak bisa dibuat dari bambu atau kayu.

Rak diletakkan berjajar. Antara rak satu dengan yang lain dipisahkan oleh lorong untuk perawatan, ukuran ketinggian ruang antar rak sebaiknya tidak kurang dari 40 cm, rak bisa dibuat 2-3 tingkat. Lebar rak 40 cm dan panjang setiap ruas rak 1 meter. Setiap ruas rak sebesar ini bisa memuat 70-80 baglog.

Keperluan rak disesuaikan dengan jumlah baglog yang akan dibudidayakan, apabila ibu – ibu dirumah tidak memiliki dana yang cukup untuk membuat kumbung maka bisa memanfaatkan ruangan yang tidak terpakai disisi bagian rumah untuk di jadikan rumah kumbung, syaratnya harus kondisi lembab dan jangan bercampur dengan kamar atau ruangan dimana penghuni rumah aktif dalam beraktifitas di ruangan tersebut, karena spora jamur yang mulai tumbuh akan membahayakan paru – paru jika terus menerus dihisap.

Sebelum memulai usaha budidaya jamur tiram maka alangkah lebih baik jika kita mengetahui hal – hal yang perlu dipelajari dari media tumbuh dan kondisi jamur tiram, dengan tujuan agar pertumbuhan spora dalam baglog dapat berkembang baik dan mengjhasilkan jamur tiram dengan kualitas yang baik.

Baglog adalah media tumbuh bibit jamur tiram yang masih spora, adapaun baglog terbuat dari Serbuk gergaji,dedak halus, tepung kanji/aci/sagu, kapur (CaCO3) atau dolomite atau kalsit atau kalsium, pupuk NPK, air dan bibit jamur. Biasanya penyedia baglog sudah tahu takaran yang disediakan dalam satu media tumbuh jamur.

Adapun hal – hal yang harus di perhatikan dalam budidaya jamur adalah :

  • Temperatur atau Suhu Ruangan Kumbung

Pada saat pembibitan atau pertumbuhan spora maka suhu antara 23-28 °C agar serat “miselium” yang berada pada jamur tiram akan tumbuh subur dengan baik. Meskipun begitu, Suhu Temparatur di bawah 23 °C, Jamur tiram Putih tersebut masih bisa tumbuh subur walau dengan masa pertumbuhan yang lambat.

Dan pada saat mulai tumbuh buahnya agar pertumbuhannya berbentuk cangkang tiram, harus di perlukan temperature suhu dengan kisaran 13-15 °C dalam jangka waktu 2 smpai dengan 3 hari. Jika hasil suhu rendah maka hasil pertumbuhan pastinya tidak akan terjadi, dengan hasilnya tersebut dapat disimpulkan bahwa bila ingin hasil yang baik tentunya

  • Suhu Temperature Harus Normal

Suhu ruangan pada saat pertumbuhan spora dan pada saat berkembang agak sedikit berbeda, karena pada saat menumbuhkan bibit jamur menjadi spora suhu agak lebih hangat dan sejuk sedangkan pada saat pertumbuhan buah maka suhu ruangan agak sedikit lembab dan sejuk agar buah/kembang jamur tiram bagus dan menyerupai cangkang tiram.

  • Faktor Kelembapan

Untuk pertumbuhan serta perkembangan jamur tiram ini di perlukan banyak kandungan air pada subtract. Jika air yang di perlukan tidak sesuai atau sedikit maka pertumbuhan Jamur tiram akan terganggu bahkan tidak akan menglami pertumbuhan, terlalu banyak air pun tidak di sarankan karena akan cepat membusuk lalu mati.

Cara yang terbaik untuk memberikan kandungan air di subtract jamur tiram adalah dengan cara menyiram. Penyiraman di sesuaikan dengan kelembapan ruangan, apabila ruangan suhunya agak meningkat maka penyiraman dilakukan pagi dan sore, akan tetapi apabila suhu kumbung dingin maka penyiraman cukup dilakukan sekali di sore hari, seperti yang kita tahu bahwa jamur akan cepat berkembang dan tumbuh jika kondisi tempat tersebut dalam keadaan lembab, namun juga air tersebut tidak berlebihan.

Sekitar 60% yang di butuhkan pada subtract agar pada Miselium jamur tiram tumbuh tumbuh dengan baik. Namun untuk perangsangan pertumbuhan tunas dan juga tubuh buah, kelembaban udara yang di perlukan antara 75-85 %.

  • Sinar/Pencahayaan

Agar pertumbuhan Miselium jamur tiram ini tumbuh maka baglog jamur tidak boleh terkena sinar matahari dan sekitar kumbung harus dalam keadaan remang – remang, karena itu itu dalam membudidayakan jamur tiram ini harus memiliki kumbung tempat untuk berkembangnya bibit jamur tiram, Cahaya sebenarnya sangat di perlukan dalam merangsang tumbuhnya tubuh buah akan tetapi hanya sedikit dan ini bidsa di dapat dari celah celah dinding kumbung yang terbuat dari anyaman bamboo/gedek.

  • Udara

Oksigen juga berperan penting sebagai senyawa dalam pertumbuhan bagi jamur tiram putih yang merupakan tanaman saprofit fakultatif aerobic. Dengan sirkulasi udara yang lancar akan dengan mudah menerima pasokan oksigen dengan baik. Jadi, jika oksigen udara dimana tempat budidaya Jamur Tiram ini akan mengakibatkan kurangnya pertumbuhan bagi jamur tiram tersebut, dari itu dinding kumbung paling baik menggunakan anyaman bamboo selain dapat menjaga kelembaban dinding anyaman bamboo juga dapat memberikan sirkulasi oksigen dari luar kumbung lancar.

  • Derajat Keasaman (pH)

pH media yang diperlukan untuk perkembangan jamur tiram sedikit asam yakni antara 5,0-6,5 disini miselium jamur tiram putih akan tumbuh subur dengan maksimal. Jadi yang di perlukan dalam memproduksi metabolism dari jamur tiram putih adalah dengan pH Medium.

 

 

Cara Meningkatkan Hasil Budidaya Jamur Tiram Menggunakan Produk Organik Nasa

Dalam budidaya jamur tiram supaya hasil dapat meningkat adalah dengan menggunakan produk dari PT.Natural Nusantara yaitu dengan menggunakan POC NASA dan HORMONIK.

Ada dua cara dalam menggunakan POC NASA dan HORMONIK

  • Saat pembuatan baglog

Ambil 5 tutup botol POC NASA dan 2 tutup botol HORMONIK campurkan dengan 1/4 air gula kemudian dicampurkan secara merata ke media baglog sebanyak 300 baglog,proses ini dilakukan pada saat pembuatan baglog.

  • Saat sudah jadi baglog

3 tutup botol POC NASA ditambah 1 tutup botol HORMONIK dan campurkan dengan 1 liter air,kemudian disuntikan baglog masing-masing 5 cc ( penyuntikan ditempat keluarnya jamur ) penyuntikan dilakukan satu minggu sekali.

 

 

 

 

Untuk kebutuhan per 1000 baglog bididaya jamur tiram ini dapat menghabiskan kurang lebih 5 paket POC NASA dan HORMONIK, dengan penggunaan produk NASA biaya produksi memang akan bertambah tetapi peningkatan produktivitas juga akan meningkat sehingga dari hasil panen yang menggunakan produk NASA akan tercover oleh peningkatan hasil panen yang melimpah bahkan keuntungan yang didapat bisa naik 30 – 50 % daripada yang tidak menggunakan produk NASA.

 

Jika Anda Butuh Bantuan, Atau pun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

WA / TELP/ SMS

0857 4119 9403

CARA MENINGKATKAN PANEN BUAH STRAWBERRY PAKAI PUPUK NASA

CARA MENINGKATKAN PANEN BUAH STRAWBERRY PAKAI PUPUK NASA

INILAH DOSIS PUPUK NASA UNTUK STRAWBERRY YANG SERING DIPAKAI

 

 

Cara Budidaya Strawberry Organik – Prospek agrobisnis strawberry di Indonesia cukup cerah dilihat dari daya serap pasar dan permintaan dunia dari tahun ke tahun meningkat. Dengan semangat ramah lingkungan PT. NATURAL NUSANTARA berperan dalam meningkatkan Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan pada budidaya strawberry.cara budidaya strawberry organik

Paket Budidaya Strawberry Organik Tlp/WA 0857 4119 9403

 

 

Cara Budidaya Strawberry Organik

SYARAT PERTUMBUHAN

lama penyinaran matahari 8 – 10 jam/hari. Curah hujan berkisar 600 – 700 mm/tahun. Suhu udara optimum antara 17 – 20 deraja Clecius dan suhu udara minimum antara 4 – 5 Derajat Celcius dengan kelembaban udara 80% – 90%. Ketinggian tempat yang ideal antara 1000 – 2000 m dpl.

PENGOLAHAN LAHAN

Sebelum lahandibajak digenangi air lebih dahulu semalam. Keesokan harinya dilakukan pembajakan sedalam 30 cm, setelah itu tanah dilakukan pengeringan baru dihaluskan.

PEMBENTUKAN BEDENGAN

Bentuk bedengan dengan ukuran lebar 80 – 120 cm, tinggi 30 – 40 cm, jarak antar bedengan 60 cm, panjang menyesuaikan kedalaman lahan.

PENGAPURAN

Berikan dolomit sekitar 100 – 200 kg per 1000 m2 sesuai kondisi lahan

PEMUPUKAN DASAR

Taburkan pupuk Urea 20kg + TSP 25 kg + KCI 10 kg dan pupuk kandang 2 – 3 ton dalam 1000 m2. POC NASA disiramkan 30 – 60 tutup/1000 m2 ditambahkan air secukupnya. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, POC NASA diganti SUPERNASA caranya yaitu 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 3 liter sebagai larutan induk, kemudian ambil 50 liter air dan tambahkan 200 cc larutan induk tadi. Setelah itu siramkan ke bedengan secara merata. 1 botol SUPERNASA bisa untuk 1000 – 2000 m2

PEMBERIAN NATURAL GLIO

Untuk mencegah serangan penyakit karena jamur utamanya penyakit layu tebarkan Natural GLIO yang telah dicampur dengan pupuk kandang dan didiamkan selama seminggu. 1 Kemasan natural GLIO dicampur dengan 25 – 30 kg pupuk kandang untuk luasan sekitar 1000 m2.

PEMASANGAN MULSA

Pemasangan mulsa plastik pada saat matahari terik agar mulsa dapat memuai sehingga dapat tepat menutup bedengan dengan tepat.

PEMBUATAN LUBANG TANAM

diameter lubang 10 cm, dengan jarak lubang 30 – 50 cm. Model penanaman dapar berupa dua baris berhadap-hadap membentuk segi empat.

CARA PENANAMAN

Pindah bibit beserta medianya, sebaiknya bibit atau benih dikondisikan selama sebulan sebelum tanam di kebun, dan saat penanamn usahakan perakaran tidak rusak saat membuka polibag.

PENYULAMAN

Penyulaman paling lambat 15 – 30 hari setelah tanam, pada sore hari dan segera disiram.

PENYIANGAN

Penyiangan dilakukan pada gulma/rumput liar yang menyaingi kehidupan tanaman

PEMANGKASAN

dilakukan pada sulur yang kurang produktif, rimbun serta pada bunga pertama untuk memperoleh buah yang prima.

PEMUPUKAN SUSULAN

Pupuk diberikan pada umur 1,5 – 2 bulan setelah tanam dengan NPK (16-16-16) sebanyak 5 kg yang dilarutkan dalam 200 liter air, kemudian dikocorkan sebanyak 350 – 500 cc/tanaman.

Penggunaan pupuk POC NASA semprotkan (3 – 4 tutup) + (1 – 2 tutup HORMONIK) per tangki 14 liter air setelah 20 bulan dengan interval 7 – 10 hari sekali.

 

 

Pengendalian hama dan Penyakit

Hama

  • Kutu Daun

Bagian diserang : Permukaan daun bagian bawah, kuncup bunga, pucuk atau batang muda

Gejala : Pucuk atau daun keriput, keriting, kadang-kadang pembentukan daun atau buah terhambat.

Pencegahan : Gunakan PENTANA + Natural BVR

  • Tungau

Bagian diserang : Daun, tangkai dan buah

Gejala : Daun bercak kunig, coklat, keriting dan akhirnya daun rontok

Pencegahan : PESTONA + Natural BVR

  • Kumbang Penggerek Bunga,Akar dan Batang.

Gejala : Adanya bubuk berupa tepung pada bagian yang digereknya

Pencegahan : Semprotkan PESTONA dan Natural GLIO

Penyakit

  • Layu Verticillium

Bagian diserang : Mulai dari akar, daun hingga tanaman

Gejala : Daun yang terinfeksi mula-mula berwarna kuning hingga kecoklatan, serangan berat akan mengakibatkan kematian pada tanaman

Pengendalian : perbaikan drainase, sanitasi kebun, gunakan Natural GLIO pada awal tanam

  • Busuk Buah Matang

Bagian diserang : Buah

Gejala : Busuk Buah matang yang khas hanya pada buah yang masak saja dengan buah busuk disertai massa spora berwarna merah jambu. buah busuk lunak, berair, bila dipijit keluar cairan keruh

Pengendalian : Musnahkan buah yang terinfeksi, perbaiki drainase kebun, pemulsaan, rotasi tanaman, gunakan natural GLIO pada awal penanaman yang dicampur dengan pupuk kandang yang telah jadi.

  • Busuk Akar

Bagian diserang : Akar tanaman

Gejala : Idrella menyebabkan ujung0ujung akar tanaman berwarna hitam dan busuk, sedangkanPhytium mengakibatkan batang batas akar di permukaan tanah busuk berwarna coklathingga hitam. Sementara jamur Rhizoctonia mengakibatkan sistem perakaran busuk kebasah-basahan.

Pengendalian : Cabut dan musnahkan tanaman yang teserang berat, tambahkan kapur untuk tanah, lakukan rotasi tanaman, perbaikan drainase tanaman, berikan Natural GLIO pada awal penanaman.

  • Empulur Merah

bagian diserang : Perakaran tanaman

Gejala : Tanaman kerdil, daun tidak segar bahkan dapat layu, bila diamati akar dan pangkal batang yang terinfeksi pada empulurnya akan tampak berwarna merah. Penyakit ini mengakibatkan serangan hebat pada kondisi drainase jelek dan masam/pH rendah.

Pengendalian : Perbaiki drainase, pengapuran tanah, rotasi tanaman, gunakan bibit yang sehat dan hindari luka mekanis pada pemeliharaan, musnahkan tanaman yang terinfeksi berat, vampurkan Natural GLIO pasa awal penanaman.

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternative bisa gunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO 810 dosis 1/2 tutup botol per tangki.

 

 

Panen

Tanaman Strawberry mulai berbunga pada umur 2 bulan setelah tanam. Namun pembuahan atau pembungaan pertama sebaiknya dibuang atau dipangkas karena belum bisa berproduksi secara optimum. Setelah tanaman berumur 4 bulan mulai diarahkan untuk lebih produktif berbunga dan berbuah. Panen dilakukan dengan dipetik atau digunting bagian tangkal buah beserta kelopaknya dan dilakukan scara periodik dua kali seminggu.

Saat ini PT NATURAL NUSANTARA telah mengeluarkan 2 produk unggulan baru sebagai penyempurnaan produk sebelumnya yaitu Pupuk Organik Serbuk Greenstar dan Supernasa Granule Modern.

Pupuk organik Serbuk Greenstar dikemas dengan sangat praktis dan ekonomis. Serta dalam produk Greenstar tersebut sudah terkandung unsur yang ada pada produk POC NASA dan HORMONIK.

Pupuk Organik Supernasa Granule Modern juga dikemas dalam bentuk granule yang mantap sehingga lebih praktis dalam aplikasinya serta harga lebih ekonomis.

 

 

Jika Anda Butuh Bantuan, Atau pun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

WA / TELP/ SMS

0857 4119 9403

CARA PAKAI PUPUK NASA UNTUK KUBIS YANG SERING DIGUNAKAN

CARA PAKAI PUPUK NASA UNTUK KUBIS YANG SERING DIGUNAKAN

CARA PAKAI PUPUK NASA UNTUK BUDIDAYA KUBIS

 

 

Cara Budidaya Kubis Organik Dengan Pupuk Nasa – Sampai saat ini, tingkat produksi tanaman kubis baik secara kuantitas maupun kualitas masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan antara lain karena tanah sudah miskin unsur hara, pemupukan yang tidak berimbang, organisme pengganggu tanaman, cuaca dan iklim. PT. Natural Nusantara sebagai perusahaan yang peduli terhadap permasalahan pertanian dan kelestarian lingkungan berupaya membantu petani dalam peningkatan produksi secara kuantitas dan kualitas serta memelihara kelestarian lingkungan (K-3). Sehingga petani mampu bersaing di era pasar bebas (globalisasi ).

 

Jual Paket Budidaya Kubis Organik Nasa

ISI PAKET :

  • 1 botol SUPERNASA 250 gram
  • 1 botol POWER NUTRITION 250 gram
  • 1 botol PUPUK ORGANIK CAIR NASA (POC NASA) 500 ml
  • 1 botol HORMONIK 100 ml
  • 1 botol GLIOCLADIUM 100 gram
  • 1 botol PESTONA 500 ml
  • 1 botol AERO A810 250 ml

 

 

Harga 1 Paket Rp 328.000

Berat 2800 gram

Info Pemesanan Via Tlp/WA 0857 4119 9403

 

BUDIDAYA KUBIS PAKAI PUPUK NASA

FASE PRA TANAM

Syarat tumbuh

  • Tanaman dapat ditanam sepanjang tahun
  • Tumbuh dan berproduksi dengan baik pada ketinggian 800 m d.pl. ke atas, curah hujan hujan cukup dan temperatur udara (15- 20) Celcius.
  • Jenis tanah yang dikehendaki gembur, bertekstur ringan atau sarang serta pH 6 – 6,5.

Pengelolaan Tanah dan Air

  • Bersihkan gulma dan sisa-sisa tanaman untuk menekan serangan penyakit terbawa tanah seperti akar bengkak, busuk lunak, rebah semai, dll. dengan cara dicabut dan dikumpulkan lalu dibakar atau bisa dijadikan kompos
  • Jangan menanam tanaman kubis-kubisan secara terus menerus dan lakukan pergiliran tanaman

Persiapan Lahan

  • Lahan dicangkul dan dibajak sedalam 20-30 cm
  • Berikan Dolomit atau CAPTAN kira-kira 2 ton/ha jika pH < 5,5 dengan cara tanah dan kapur diaduk rata dan dibiarkan 2 minggu
  • Siramkan pupuk SUPERNASA atau POC NASA yang telah dicampur air secara merata di atas bedengan dengan dosis 1-2 botol/1000 m².
  • Jika tersedia pupuk kandang dapat diberikan kira-kira 0,25 – 0,5 kg per lubang tanam

FASE PERSEMAIAN

  • Media persemaian terdiri dari campuran tanah dan pupuk kandang (kompos) halus dengan perbandingan 1:1 dan ditambah 100 gr (1 sachet) Natural GLIO untuk 25 kg pupuk kandang
  • Benih direndam dalam air hangat + POC NASA dosis 2 cc/lt air selama 0,5 – 1 jam lalu diangin-anginkan
  • Sebarkan benih secara merata dan teratur lalu ditutup daun pisang selama 3-4 hari
  • Semprotkan POC NASA seminggu sekali dengan dosis 3 tutup/tangki
  • Lakukan penyiraman setiap hari dengan gembor
  • Persemaian dibuka setiap pagi sampai jam 10.00 dan sore mulai pukul 15.00
  • Amati bibit kubis yang terserang penyakit tepung berbulu (Peronospora parasitica) atau ulat daun pada daun pertama, dipetik dan dibuang daun yang terserang.

 

 

FASE PENANAMAN

  • Jarak tanam.

Jarak tanam jarang 70 x 50 cm atau jarak tanam rapat 60 x 50 cm

  • Bibit.

Bibit yang telah berumur 3 – 4 minggu memiliki 4 – 5 daun siap ditanam

  • Pemupukan.

Pupuk dasar diberikan sehari sebelum tanam dengan dosis 250 kg/ha TSP, 50 kg/ha Urea, 175 kg/ha ZA dan 100 kg/ha KCl.

Pupuk dasar dicampur secara merata lalu diberikan pada lubang tanam yang telah diberi pupuk kandang, kemudian ditutup kembali dengan tanah.

  • Cara tanam
  1. Buat lubang tanam dengan tugal sesuai jarak tanam
  2. Pilih bibit yang segar dan sehat
  3. Tanam bibit pada lubang tanam
  4. Bila bibit disemai pada bumbung daun pisang langsung ditanam bersama bumbungnya
  5. Bila bibit disemai pada polibag plastik, keluarkan bibit dari polibag lalu baru ditanam
  6. Bila disemai dalam bedengan ambil bibit beserta tanahnya sekitar 2-3 cm dari batang sedalam 5 cm dengan solet (sistem putaran)
  7. Setelah ditanam, siram bibit dengan air sampai basah
  8. Kubis dapat di tumpangsari kan dengan tomat dengan cara tanam : 2 baris kubis 1 baris tomat. Tomat ditanam 3 atau 4 minggu sebelum kubis.
  • FASE PRA PEMBENTUKAN CROP (0 – 49 HARI )
  1. Penyiraman dilakukan tiap hari pada pagi atau sore hari
  2. Pemupukan susulan dilakukan pada umur 28 hari dengan dosis 50 kg/ha Urea, 175 kg/ha ZA dan 100 kg/ha KCl
  3. Penyemprotan POC NASA 3 – 4 tutup/tangki ditambah HORMONIK 1 tutup/tangki dilakukan setiap 7-10 hari sekali.
  4. Penyiangan (penggemburan dan pembubunan tanah) dilakukan pada umur 2 dan 4 minggu
  5. Perempelan cabang atau tunas-tunas samping dilakukan seawal mungkin supaya pembentukan bunga optimal
  6. Hama yang menyerang pada fase ini antara lain Ulat tanah (Agrotis ipsilon Hufn.), Ulat daun kubis (Plutella xylostella L.), Ulat crop kubis (Crocidolomia binotalis Zell.), Ulat crop bergaris (Hellula undalis, F.)
  7. Lakukan pengamatan tiap minggu sekali terhadap hama-hama tersebut mulai kubis umur 13 hari. Populasi tertinggi terjadi pada awal musim kemarau
  8. Pengendalian; kumpulkan dan musnahkan secara mekanik, sanitasi lingkungan.
  9. Tanaman muda yang mati karena penyakit rebah kecambah (Rhizoctonia solani Kuhn.) dicabut, kemudian disulam dengan tanaman baru yang sehat, tambahkan Natural GLIO pada lubang tanam.
  • FASE PEMBENTUKAN CROP (50-90 HARI)
  1. Penyemprotan POC NASA 3 – 4 tutup/tangki ditambah HORMONIK 1 tutup/tangki dilakukan setiap 7-10 hari sekali.
  2. Penyiangan secara manual dengan tangan perlu dilakukan sampai kira-kira satu minggu sebelum panen
  3. Lakukan pengamatan lebih intensif terhadap hama yang merusak berat pada fase ini yaitu; Ulat Daun Kubis (P. xylostella) dan Ulat crop kubis (C. binotalis), biasanya Pebruari- Maret
  4. Serangan hama menjelang panen tidak perlu dikendalikan (secara kimia)
  5. Untuk pencegahan serangan hama lebih baik semenjak awal tanam rutin disemprot PESTONA dan jika terjadi serangan hama dapat digunakan PENTANA + AERO 810.

 

 

 

PANEN DAN PASCA PANEN

  • Kubis dipanen setelah berumur 81- 105 hari
  • Ciri-ciri kubis siap panen bila tepi daun crop terluar pada bagian atas crop sudah melengkung ke luar dan berwarna agak ungu, crop bagian dalam sudah padat.
  • Pada saat panen diikursertakan dua helai daun hijau untuk melindungi crop
  • Jangan sampai terjadi memar atau luka
  • Amati penyakit Busuk Lunak (Erwinia carotovora) dan Busuk Hitam (Xanthomonas camprestris)
  • Daun-daun kubis yang terinfeksi harus dibuang.

Demikian artikel tentang “Cara Budidaya Kubis Organik Menggunakan Produk Nasa” semoga bermanfaat. Bagikan informasi ini agar bermanfaat bagi saudara atau teman kita yang membutuhkan.

 

Jika Anda Butuh Bantuan, Atau pun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

WA / TELP/ SMS

0857 4119 9403

 

INILAH HARGA TERBARU PUPUK NASA YANG ASLI PER WILAYAHDI INDONESIA

INILAH HARGA TERBARU PUPUK NASA YANG ASLI PER WILAYAHDI INDONESIA

INILAH HARGA TERBARU PUPUK NASA YANG ASLI PER WILAYAH DI INDONESIA

 

 

HARGA PUPUK NASA – Bagi anda yang ingin tau harga resmi produk PT Natural Nusantara berikut kami rangkum dibawah ini produk kecantikan, produk kesehatan, produk pertanian, peternakan, perikanan. PT Natural Nusantara merupakan perusahaan yang memproduksi beragam produk agrokompleks yang selalu menekankan tiga aspek penting, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian Lingkungan.

Produk PT Natural Nusantara (NASA) dikelompokkan menjadi beberapa kategori, yaitu kecantikan, kesehata, pertanian dan peternakan.

Untuk daftar harga produk-produk resmi PT Nasa Yogyakarta sudah ditetapkan oleh perusahaan sesuai wilayah masing-masing diseluruh indonesia.

 

RINCIAN DAFTAR HARGA PRODUK NASA TAHUN INI

 

DAFTAR HARGA PRODUK NASA AGROKOMPLEKS

  • HARGA POC NASA 250 cc

Wilayah Jawa : 22.000

Wilayah I : 24.000

Wilayah II : 25.500

Wilayah III : 27.000

Wilayah IV : 30.000

 

  • HARGA POC NASA 500 cc

Wilayah Jawa : 40.000

Wilayah I :Rp 44.000

Wilayah II :Rp 46.000

Wilayah III ; Rp 48.000

Wilayah IV : Rp 53.000

 

  • Harga POC NASA 3 liter

Wilayah Jawa : 200.000

Wilayah I : 212.000

Wilayah II : 218.000

Wilayah III : 224.000

Wilayah IV : 239.000

 

  • Harga Supernasa Granule

Wilayah Jawa 210.000

Wilayah I : 235.000

Wilayah II : 250.000

Wilayah III : 265.000

Wilayah IV : 290.000

 

  • Harga Supernasa kemasan 3 kg

Wilayah Jawa : 500.000

Wilayah I : 512.000

Wilayah II : 518.000

Wilayah III : 524.000

Wilayah IV : 539.000

 

  • Harga Supernasa kemasan 250 gram

Wilayah Jawa : 55.000

Wilayah I : 57.000

Wilayah II : 58.500

Wilayah III : 60.000

Wilayah IV : 63.500

 

  • Harga Hormonik 100cc

Wilayah Jawa : 35.000

Wilayah I : 36.500

Wilayah II : 37.500

Wilayah III : 38.500

Wilayah IV : 41.000

 

  • Harga Hormonik 500cc

Wilayah Jawa 145.000

Wilayah I : 149.000

Wilayah II : 151.000

Wilayah III : 153.000

Wilayah IV : 158.000

 

  • HARGA Power Nutrition 250 gr

Wilayah Jawa : 70.000

Wilayah I : 72.000

Wilayah II : 73.000

Wilayah III : 75.000

Wilayah IV : 78.000

 

  • Harga Power Nutrition kemasan 500 gram

Wilayah Jawa 125.000

Wilayah I : 129.000

Wilayah II : 131.000

Wilayah III : 133.000

Wilayah IV : 138.000

 

  • Harga Power Nutrition kemasan 3 kg

Wilayah Jawa : 670.000

Wilayah I : 682.000

Wilayah II : 688.000

Wilayah III : 690.000

Wilayah IV : 790.000

 

  • Harga Produk Nasa Pupuk Greenstar

Wilayah Jawa : 50.000

Wilayah I : 52.000

Wilayah II : 53.500

Wilayah III : 55.500

Wilayah IV 58.500

 

  • Harga Aero perekat perata

Wilayah Jawa : 40.000

Wilayah I : 42.000

Wilayah II : 43.500

Wilayah III : 45.500

Wilayah IV : 48.500

 

  • Pupuk Bintang Tani

Wilayah Jawa : 60.000

Wilayah I : 67.000

Wilayah II : 71.000

Wilayah III : 75.000

Wilayah IV : 83.000

 

  • Harga Pupuk Tangguh Dekomposer

Wilayah Jawa : 75.000

Wilayah I : 82.000

Wilayah II : 86.000

Wilayah III : 90.000

Wilayah IV : 98.000

 

  • Harga Tangguh Probiotik

Wilayah Jawa : 75.000

Wilayah I : 82.000

Wilayah II : 86.000

Wilayah III : 90.000

Wilayah IV : 98.000

 

Harga Pupuk Tambak Organik TON kemasan 250 gr

Wilayah Jawa : 55.000

Wilayah I : 57.000

Wilayah II : 58.500

Wilayah III : 60.000

Wilyah IV : 63.500

 

  • Harga Tambak Organik Nusantara TON kemasan 3 kg

Wilayah Jawa : 500.000

Wilayah I : 512.000

Wilayah II : 518.000

Wilayah III : 524.000

Wilayah IV : 539.000

 

  • Harga Viterna plus cair 500cc

Wilayah Jawa : 50.000

Wilayah I : 54.000

Wilayah II : 56.000

Wilayah III : 58.000

Wilayah IV : 63.000

 

  • Harga Viterna plus serbuk

Wilayah Jawa 135.000

Wilayah I : 140.000

Wilayah II : 143.000

Wilayah III : 146.000

Wilayah IV : 153.000

 

  • Harga Natural BVR

Wilayah Jawa : 38.000

Wilayah I : 40.000

Wilayah II : 41.000

Wilayah III :.42.000

Wilayah IV : 45.000

 

  • Harga Corrin Nasa

Wilayah Jawa : 50.000

Wilayah I : 52.000

Wilayah II : 53.000

Wilayah III : 54.000

Wilayah IV : 57.000

 

  • Harga Natural Glio

Wilayah Jawa : 40.000

Wilayah I : 42.000

Wilayah II :.43.000

Wilayah III : 44.000

Wilayah IV : 47.000

 

  • Harga Metilat Lem

Wilayah Jawa : 75.000

Wilayah I : 77.000

Wilayah II : 78.000

Wilayah III : 79.000

Wilayah IV : 82.000

 

  • Harga Natural Petana

Wilayah Jawa : 60.000

Wilayah I : 62.000

Wilayah II : 63.000

Wilayah III : 64.000

Wilayah IV : 67.000

 

  • Harga Pestona Nasa

Wilayah Jawa : 55.000

Wilayah I : 59.000

Wilayah II : 61.000

Wilayah III : 63.000 Wilayah IV : 68.000

 

KETERANGAN WILAYAH DAFTAR HARGA PRODUK NASA

WILAYAH JAWA :

jakarta, semarang, boyolali, jogjakarta, brebes, pekalongan, batang, pemalang, indramayu, cirebon, bekasi, surabaya, tanggerang, bogor, bandung, depok, kendal, weleri, tasikmalaya, cilacap, purwokerto, cirebon, jepara, kediri, malang, surabaya, jember dsb jawa lainnya. harga pupuk

WILAYAH I :

ujung padang, lampung, palangkaraya, bali, banjarmasin, balikpapan, bengkulu, palembang, NTB, tanah bumbu, banjarbaru.

WILAYAH II :

Kendari, pontianak, makassar, samarinda, pekanbaru, jambi, padang, NTT, medan, bontang, muara teweh, tarutung, perawang, tanah gerogot, konawe, kuala kapuas, pangkal pinang, kepri, palopo, luwu, tanah laut, berabai, amuntai, batu licin. jual pupuk nasa untuk sawit di

WILAYAH III :

Palu, toli-toli, manado, ambon, banda aceh, ketapang, kutai barat, berau, sanggau, tarakan, sangata, tarakan, sintang, tanjung pinang, muara wahau, batam, malino, tamiang layang, bengkayang, buntok, barito selatan, poso. jual pupuk nasa perbotol untuk lele

WILAYAH IV :

Jayapura, Manokwari, sorong, merauke, maluku utara.

 

 

Demikian informasi tentang DAFTAR HARGA PRODUK NASA RESMI kami sajikan untuk Anda semoga bermanfaat.

INILAH DOSIS PUPUK NASA UNTUK KAKAO YANG SERING DIPAKAI

INILAH DOSIS PUPUK NASA UNTUK KAKAO YANG SERING DIPAKAI

CARA APLIKASI YANG BAGUS PUPUK NASA UNTUK KAKAO AGAR BERBUAH BANYAK DAN LEBAT

 

 

 

Anda sedang mencari informasi tentang APLIKASI PUPUK NASA PADA BUDIDAYA KAKAO ? kalo iya Anda berada ditempat yang tepat, disini Anda akan menemukan berbagai informasi tetang budidaya kakao di Indonesia.

APLIKASI PUPUK NASA PADA BUDIDAYA KAKAO – Kakao yaitu tanaman yang sungguh-sungguh produktif dan menghasilkan, oleh sebab itu banyak petani yang mencoba untuk menanam kakao tetapi masih banyak petani yang belum tahu cara ideal untuk budidaya kakao.

Oleh karena itu PT NATURAL NUSANTARA memproduksi pupuk organik cair maupun padat untuk membantu para petani kakao dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas buah kakao.

 

CARA APLIKASI PUPUK NASA UNTUK KAKAO

PRODUK NASA YANG DI BUTUHKAN :

Tahap awal

  • SUPER NASA
  • POC NASA
  • HORMONIK
  • GLIO
  • PESTONA
  • AERO

Tahap kedua (fase pembuahanan)

  • SUPERNASA
  • POWER NUTRITION

 

Tahap pertama

Untuk merawat tanaman kakao dengan aplikasi pupuk organik nasa yang di perlukan Natural GLIO untuk di kocorkan ke tanaman yang berfungsi mengurangi atau mencegah pertumbuhan penyakit jamur pada akar dan batang. Aplikasi Natural GLIO di gunakan selain di awal juga dapat dirutinkan 3-4 bulan sekali atau ketika ada tanda adanya penyakit jamur.

Dosis yang diaplikasikan takaran satu kotak Natural GLIO untuk 10 tangki atau 1 sdm untuk 10-16 liter air. Mengocorkan SUPERNASA tiap-tiap 2-4 bualan sekali dengan takaran 250 gram Supernasa dicampurkan dengan air 2 liter untuk larutan indukan untuk 200 tanaman kakao. Kita ambil setiap 10 ml ditambah 1 liter air untuk satu tanaman.

Selain supernasa untuk tahap awal dan pertumbuhan tanaman mengunakan campuran POC NASA (4-5 tutup/tangki)+ HORMONIK(1-2 tutup /tangki) + PESTONA(5-7 tutup/tangki) +AERO 810(1/4 – 1/2 tutup /tangki) di semprotakan dari ujung daun hingga bawah di tempat pangkal dekat akar rutin diterapkan 2-4 pekan sekali untuk mempercepat pertumbuhan akar batang dan daun kakao.

Ditambahkan pestona untuk mencegah hama penyakit batang dan menjaga lingkungan tetap sehat, seandainya tanaman kakao sudah berbuah dan tidak terjangkau untuk disemprot lagi dapat di kocorkan atau untuk pestisida hamanya tetap di semprotkan.

 

 

Tahap kedua

sesudah masa berbuah di kala umur menginjak 2-3 tahun dapat ditambahi dosis POWER NUTRITION untuk meningkatkan pembungaan dan bakal buah serta meningkatkan kuantitas dan kualitas buah sehingga hasil panen melimpah ruah. Untuk takaran hampir sama dengan supernasa 1 botol power nutrition 250 gram untuk 200 pohon dapat buat indukan 250 gr campur 2 liter air setiap 10 ml kita tambahi air 1 liter lalu kocorkan rutin 3-4 bulan sekali.

Untuk tahap kedua (pemberian Power Nutrition) akan diberikan pada ketika batang pohon telah kuat dan besar( umur 3 th).

 

 

Bagi anda yang mempunyai tanaman kakao maupun tanaman berbuah lainnya dan berminat untuk mengaplikasikan pupuk organik nasa dapat hubungi kami segera agen resmi nasa (PT. Natural Nusantara) aman dan terpercaya.

 

INILAH GUDANG PUPUK NASA

 

Jika Anda Butuh Bantuan, Atau pun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

WA / TELP/ SMS

0857 4119 9403

INILAH PUPUK TERBAIK UNTUK KOPI YANG SERING DIPAKAI

INILAH PUPUK TERBAIK UNTUK KOPI YANG SERING DIPAKAI

INILAH DOSIS PUPUK NASA UNTUK KOPI YANG SERING DIGUNAKAN

 

 

CARA BUDIDAYA KOPI ORGANIK NASA – Tanaman kopi dengan teknologi organik adalah salah satu macam tanaman yang paling dicari di berbagai negara.

Selain alasan bebas pestisida tanaman kopi organik juga mempunyai nilai jual lebih tinggi dan bagus untuk kesehatan. Budidaya kopi dengan sistem tradisional waktu ini memang menggunakan stek batang,biji,okulasi dan cangkok yaitu dengan tujuan produktivitas akan jauh lebih menguntungkan.

PT. Natural Nusantara berupaya mewujudkan kemauan bersama dengan paket panduan teknis dan produk organik tanpa melupakan ASPEK K-3 (Kualitas, Kuantitas, dan Kelestarian) yang sekarang menjadi salah satu persyaratan kompetisi di era Globalisasi.

Teknik budidaya kopi organik menggunakan pupuk Nasa sekarang ini senantiasa ditanyakan baik melewati sharing,diskusi lewat phone dan lain sebagainya sebab memang sudah ditunjukkan dan ternyata sukses meningkatkan hasil panen kopi di Indonesia secara jangka pendek maupun berkelanjutan.

Budidaya kopi organik dengan cara pikat NASA lebih mengedepankan maunya tanaman itu sendiri bukan maunya petani.

 

TEKNIK PIKAT PUPUK NASA UNTUK KOPI

Cara Pikat NASA betul-betul keseimbangan kebutuhan tanaman baik faktor Mikro maupun Makro juga pemberian unsur asam humat dan vulvat sehingga tanah akan tetap terjaga kesuburan nya.

Di indonesia sendiri tanaman kopi lebih-lebih kopi organik paling banyak peminatnya baik untuk di konsumsi sendiri ataupun sebagai komoditi ekspor dimana tahun demi tahun kian meningkat peminat dan permintaannya.

Oleh karena itu , para petani kopi seharusnya senantiasa bersiap untuk meningkatkan kuantitas maupun kualitas yang bebas residu pestisida supaya kelestarian tanah tetap terjaga .

Jikalau tak bersiap karenanya dapat jadi Negara lain yang akan mengambil bagian dengan system budidaya dan kemungkinan akan lebih canggih dari petani kita.

 

PERSIAPAN LAHAN UNTUK BUDIDAYA KOPI ORGANIK

  • Lahan pegunungan/miring buat teras.
  • Kurangi / tambah pohon pelindung yang cepat tumbuh kira kira 1:4 sampai 1:8 dari jumlah tanaman kopi.
  • Siapkan pupuk kandang matang sebanyak 25-50 kg, Sebarkan 1 pak NATURAL GLIO, Diamkan satu pekan dan buat lobang tanam 60 x 60, atau 75 x 75 cm dengan jarak tanam 2,5 x 2,5 hingga 2,75 x 2,75 m minimal 2 bulan sebelum tanam.

 

 

PEMBIBITAN KOPI

  • Siapkan benih yang bermutu dari pohon yang telah dikenal produksinya biasanya dari penangkar bibit terpercaya.
  • Buat kotak atau bumbunan tanah untuk persemaian dengan tebal lapisan pasir 5cm.
  • Buat pelindung dengan pelepah atau paranet dengan pengurangan bertahap jika benih sudah tumbuh.
  • Siram bibitan dengan rutin dengan mengamati kebasahan tanah benih akan berkecambah kurang lebih 1 bulan.
  • Pilih benih yang sehat dan lakukan pemindahan ke polibag dengan hati-hati agar akar tidak putus/rusak pada umur benih 2-3 bulan sejak awal pembenihan.
  • Pupuk NPK sebagai tambahan pupuk dasar sampai umur 12 bulan.
  • Campurkan 1 botol (500gr) SUPERNASA dalam 5 ltr air jadi larutan induk.Tiap-tiap 50 cc larutan induk Di encerkan 0,5-1ltr air siramkan perbibit.
  • Setelah bibit umur 4 bulan semprotkan 2 tutup POC NASA per tangki sebulan sekali hingga usia bibit 7-9 bulan dan siapkan tanam.

CARA BUDIDAYA KOPI ORGANIK

PENANAMAN KOPI DENGAN TEKNOLOGI NASA

  • Masukkan pupuk kandang dengan campuran tanah bagian atas saat penanaman benih.
  • Usahakan saat tanam telah menjelang musim hujan.
  • Lakukan penyiraman tanah sesudah tanam.
  • Hindarkan resiko kematian tanaman baru dari gangguan ternak.

PENYULAMAN

  • Lakukan penyulaman langsung sekiranya tanaman mati atau gejala pertumbuhan nya tak normal.
  • Penyulaman dilakukan saat musim hujan.

PENYIRAMAN

Lakukan penyiraman jika tanah kering atau musim kemarau

PEMUPUKAN KOPI DENGAN PRODUK NASA

  • Pemupukan NPK di berikan 2 kali dalam setahun, yakni permulaan dan akhir musim hujan.
  • Sesudah pemupukan sebaiknya disiram.
  • Sistem pemupukan di buat lubang kecil mengitari tanah sejauh 3/4 lebar tajuk, pupuk di masukkan dan ditutup tanah.
  • Akan lebih bagus di tambah pupuk organik SUPERNASA (0-3 tahun) Dan POWERNUTRITION (Diatas 3 tahun) dosis satu botol untuk kurang lebih 100 tanaman. Satu botol SUPERNASA/POWERNUTRITION dicampur dalam 5 liter air (5000 ml) dijadikan larutan induk. Kemudian tiap-tiap 5-10 liter air di beri 50 ml Larutan Induk tsb, Untuk penyiraman 1 pohon atau tiap-tiap pohon.
  • Semprotkan POC NASA 3-4 tutup + HORMONIK 1tutup per tangki tiap 1-2 bulan sekali (selama masih terjangkau alat semprot anda).

 

 

 

PEMANGKASAN

  • Pemangkasan dikerjakan rutin setelah selesai masa panen untuk mengontrol bentuk pertumbuhan, mengurangi cabang tunas air (wiwilan), mengurangi penguapan dan bertujuan agar terbentuk bunga, serta kontrol bagian tanaman yang rusak.
  • Pemangkasan Pada Permulaan Musim atau Akhir Musim

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT

HAMA

  • Bubuk Buah Kopi (stephanoderes hampei) serangan di penyimpanan buah maupun saat masih dikebun. Pencegahan dengan PESTONA atau BVR secara bergantian.
  • Hama cylobarus morigerus dan compactus (penggerek cabang), hami ini menyerang ranting dan cabang tanaman kopi, Pencegahan Dengan PESTONA.
  • Hama pseudococcus citri (kutu dompolan), hama macam ini menyerang kuncup bunga kopi, buah muda, ranting dan daun muda. Pencegahan pakai PESTONA, BVR atau PENTANA + AERO810 Berikutnya bergantian.

PENYAKIT

  • Penyakit karat daun yang disebabkan jamur Hemileia vastatrix. Jamur ini akan membentuk spora dalam jumlah yg betul-betul banyak, Kemudian spora-spora akan masuk ke dalam jaringan daun untuk membuat penetrasi yang mengakibatkan permukaan bagian bawah daun kopi akan terinfeksi pertama kali (ditandai munculnya bercak warna kuning muda yang kemudian berubah warna kuning tua yang mengandung semacam tepung berwarna jingga {ang|cerah). Daun yang terserang jamur tersebut akan berguguran sampai mengakibatkan tanaman kopi menjadi gundul. Pencegahan semprot Natural GLIO+POC NASA.
  • Penyakit Jamur Upas disebabkan oleh corticium salmonicolor : Kurangi kelembaban, kerok dan Pencegahannya oleskan batang / ranting dengan Natural GLIO + POC NASA.
  • Penyakit Akar Hitam disebabkan oleh rosellina bunodes dan R. acuata. di tandai daun kuning, layu, menggantung dan gugur. Pencegahan Awal Permulaan dengan Natural GLIO Natural sudah di campur pupuk kandang matang.
  • Penyakit Akar Coklat penyebebnya: fomes lamaoensis atau phellinus lamaoensis. Pencegahan dengan Natural GLIO yang telah di campur pupuk kandang matang.
  • Penyakit Bercak Cokelat Pada Daun penyebabnya: cercospora cafeicola berk et cooke . Pencagahan dengan Natural GLIO.
  • Penyakit Mati Ujung Pada Ranting penyebabnya: Rhizoctonia . Pencegahan semenjak awal gunakaN Natural GLIO.

 

 

Membuka Tender Pengadaan Pupuk Organik Untuk Perorangan Atau Perusahaan.

Kami menyediakan produk-produk pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan PT. NATURAL NUSANTARA produk yang kami sediakan diantaranya : POC NASA, SUPERNASA, BINTANG TANI, GREEN STAR, TANGGUH PROBIOTIK, HORMONIK, POWER NUTRITION, dan lainnya. Peternakan : VITERNA PLUS, TON, dan lain-lain

Kami menerima pemesanan dalam jumlah besar atau pun kecil, dan kami siap mengantarkan ke tujuan/alamat anda. Tersedia paket gratis ongkos kirim dengan order minimum tertentu.

DISTRIBUTOR PUPUK ORGANIK TERPERCAYA

Percayakan pembelian produk NASA terhadap kami, kami akan jamin 100% keamanan, kepercayaan produk yang anda pesan kami pastikan hingga ke tempat tujuan/alamat anda, sebab kami mengutamakan kepercayan Anda dan kepercayaan dari anda yaitu amanah bagi kami.

Kami juga menerima pendaftaran distributor/agen baru di kota Anda untuk bergabung bisnis menjual produk PT. NATURAL NUSANTARA diseluruh kawasan indonesia dan mancanegara.

 

 

Jika Anda Butuh Bantuan, Atau pun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

WA / TELP/ SMS

0857 4119 9403

DOSIS PUPUK NASA UNTUK SAWIT YANG SERING DIPAKAI

DOSIS PUPUK NASA UNTUK SAWIT YANG SERING DIPAKAI

CARA APLIKASI YANG BAGUS PUPUK NASA UNTUK KELAPA SAWIT

 

 

 

Pupuk PIKAT NASA Kelapa Sawit – Cara ekstensifikasi dalam usaha peningkatan produksi kelapa sawit ialah salah satu cara yang kerap kali diterapkan, namun pada kenyataannya cara ekstensifikasi membutuhkan lahan yang lebih luas serta membutuhkan lebih banyak tenaga kerja. Sebab cara ekstensifikasi banyak kendalanya, karenanya cara intensifikasi menjadi cara yang seharusnya untuk usaha peningkatan produksi pada kelapa sawit.

Teknologi PIKAT NASA (Pengelolaan Intensif Kesuburan Alami Terpadu NASA) dari PT Natural Nusantara ini bisa memenuhi segala yang diperlukan tanah dan tanaman secara komplit yakni unsur hara makro dan mikro, enzim dan hormon pada pertumbuhan tanaman, asam-asam organik, serta sebagian dari jenis mikroorganisme yang berkhasiat untuk tanaman. Teknologi PIKAT NASA ini dihadirkan untuk memenuhi solusi dalam cara kerja intensifikasi produksi kelapa sawit.

Teknologi PIKAT NASA pada tanaman kelapa sawit bisa membantu pembudidayaan kelapa sawit secara organik untuk memperoleh hasil produksi yang stabil sekaligus bisa menjaga kelestarian lingkungan.

 

Baca juga : Cara daftar member pupuk nasa agar mendapatkan harga termurah

 

Teknologi PIKAT NASA, sudah teruji secara :

  • Multi komoditas

Sudah diterapkan pada semua ragam tanaman budidaya (tanaman pangan, perkebunan, holtikultura sampai kehutanan) termasuk kelapa sawit.

  • Multi lokasi

Sudah diterapkan di beragam keadaan lahan, dataran rendah sampai dataran tinggi, dengan keadaan tanah berair sampai tanah kering, lahan normal sampai lahan kritis dan sudah diterapkan di berbagai kawasan di Indonesia.

  • Multi waktu

Sudah diterapkan semenjak tahun 1996.

 

 

 

Manfaat Pupuk Nasa Untuk Sawit

  • Bisa mempercepat pertumbuhan kelapa sawit
  • Bisa meningkatkan hasil produksi kelapa sawit:
  • Bobot panen lebih tinggi
  • Waktu panen lebih cepat, masa puncak panen lebih lama
  • Bisa meningkatkan ketahanan tanaman kepada serangan penyakit
  • Bisa meningkatkan kualitas hasil panen

Dengan menerapkan teknologi PIKAT NASA pada tanaman kelapa sawit, dapat mengurangi pemakaian pupuk kimia

Sehingga bisa membetulkan keadaan tanah yang rusak dan bisa mengembalikan kesuburan tanah

Penggunaan teknologi PIKAT NASA bisa menguntungkan secara ekonomis. dapat dipilih sesuai keadaan keuangan Pilihan A, B, atau C.

Teknologi PIKAT NASA pada kelapa sawit terdapat beberapa pilihan pembanding yang bisa diterapkan dengan menyesuaikan keadaan keuangan pembudidaya.

  • Alternatif A : tarif produksi lebih rendah, hasil panen sama dengan sebelumnya.
  • Alternatif B : tarif produksi sama, hasil panen lebih tinggi dari sebelumnya.
  • Alternatif C : tarif produksi lebih tinggi, hasil panen meningkat secara optimal

 

Berikut contoh peng aplikasian pupuk NPK dengan biaya RP 2.000.000 per hektar :

  • Alternatif A

Biaya Pupuk NPK Rp 750.000 ditambah Produk NASA Rp 750.000, akan menghasilkan jumlah panen yang sama dengan hasil panen sebelumnya.

  • Alternatif B

Biaya Pupuk NPK Rp 1.000.000 ditambah Produk NASA Rp 1.000.000, akan menghasilkan jumlah panen naik sebanyak 30-50% dari panen sebelumnya.

  • Alternatif C

Biaya Pupuk NPK Rp 1.500.000 ditambah Produk NASA Rp 1.000.000, akan menghasilkan kenaikan panen lebih maksimal, sebanyak 70-200% dari panen sebelumnya

Cara Aplikasi Produk Nasa Pada Sawit Menggunakan Teknologi PIKAT NASA

  • Proses Pembibitan

Untuk penyemprotan, gunakan 3 tutup botol POC NASA ditambah 1 tutup botol HORMONIK per tangki tiap 2 minggu sekali. Bisa juga menggunakan metode penyiraman, gunakan 3 tutup botol POC NASA ditambah 1 tutup botol HORMONIK per 10 liter air, lalu siramkan pada tiap polibag sebanyak 1 gelas aqua tiap 2 minggu sekali.

  • Tanaman Belum Menghasilkan (TBM)

Pada usia 0-1 tahun, gunakan SUPERNASA sebanyak 0,5 kg untuk 25 batang kelapa sawit tiap 6 bulan sekali. Untuk penyemprotan gunakan POC NASA sebanyak 3-5 tutup botol ditambah 1 tutup botol HORMONIK per tangki tiap 1-2 bulan sekali.

Pada usia 1-2 tahun, gunakan SUPERNASA sebanyak 1 kg untuk 25 batang tanaman tiap 6 bulan sekali. Untuk penyemprotan, gunakan POC NASA sebanyak 3-5 tutup botol ditambah 1 tutup botol HORMONIK per tangki tiap 1-2 bulan sekali.

Pada usia 2-3 tahun, gunakan SUPERNASA sebanyak 3-6 kg per hektar tiap 6 bulan sekali.

  • Tanaman Menghasilkan (TM)

Untuk produk NASA pilihan utama, gunakan Power Nutrition sebanyak 3-6 kg per hektar tiap 6 bulan sekali.

Untuk pilihan standart, gunakan Power Nutrition sebanyak 1,5-3 kg per hektar tiap 6 bulan sekali.

Untuk pilihan minimal, gunakan SUPERNASA sebanyak 3-6 kg per hektar tiap 6 bulan sekali.

 

 

Keterangan  :

  • Penggunaan Power Nutrition dan SUPERNASA dapat dicampur dengan pupuk NPK, tanah, bu atau pasir untuk memudahkan pengaplikasiannya ke lahan.
  • Power Nutrition dan SUPERNASA dapat digunakan dengan cara diencerkan lalu disiram pada tanaman.
  • Larutkan 200-400 gram atau sekitar 20-40 sendok makan ke dalam 10-20 liter air. Siramkan sebanyak 1-2 liter larutan setiap 1 pohon.
  • Dosis pemakaian pupuk kimia (NPK atau makro) dapat dikurangi hingga 20%-50% dari dosis biasanya.
  • Jika tidak ingin mengurangi, sebaiknya penggunaan HORMONIK dan POC NASA diganti menggunakan Green Star. Untuk dosis Green Star 10 gram (0,5 sachet) per tangki semprot 10-20 liter air.
  • Pemakaian SUPERNASA dapat diganti juga dengan Supernasa Granule dengan dosis 50 gram per hektar.
    Untuk mengatasi masalah tanaman layu karena jamur, gunakan Natural Glio.

 

 

Dengan adanya intensifikasi budidaya kelapa sawit dari PT Natural Nusantara diharapkan dapat memperbaiki hasil produksi kelapa sawit terus meningkat dan stabil, selain itu kelestarian lingkungan dapat terjaga.

 

Testimoni Pemakaian Pupuk Nasa Untuk Sawit

 

 

 

 

 

 

 

LIHAT CARA PEMUPUKAN PUPUK NASA UNTUK SAWIT

Demikian ulasan Teknologi Pupuk Pikat Nasa pada budidaya sawit semoga dapat meningkatkan produksi kelapa sawit di indonesia.

 

Jika Anda Butuh Bantuan, Atau pun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

WA / TELP/ SMS

0857 4119 9403

DOSIS PUPUK NASA UNTUK BUDIDAYA LADA YANG SERING DIGUNAKAN

DOSIS PUPUK NASA UNTUK BUDIDAYA LADA YANG SERING DIGUNAKAN

Cara Pemupukan Budidaya Lada Dengan Pupuk Nasa

 

 

PUPUK NASA UNTUK LADA – Untuk meningkatkan produksi tanaman lada selain perlakuan dan pemeliharaan yang tepat, perlu memberi nutrisi secara tepat yang dibutuhkan pertumbuhan lada agar menghasilkan panen yang melimpah dan buah berkualitas.

Tanaman Lada yakni salah satu komditi unggulan di indonesia, karena harganya yang mahal maka banyak orang yang ingin menjadi petani lada, dengan pemupukan dan pemeliharaan yang baik maka kwalitas buah lada akan memenuhi standar ekspor.

Pupuk organik untuk lada yang telah terbukti mampu meningkatkan produksi perkebunan lada di indonesia, dengan mengaplikasikan pupuk NASA dapat meningkatkan hasil panen yang melimpah serta konsisten menjaga kelestarian lingkungan.

Baca juga : Cara daftar menjadi agen / distributor pupuk nasa

Pupuk organik NASA sudah teruji sanggup meningkatkan produktivitas pada tanaman lada. selain membuat buah semakin lebat, berbobot dan berisi , Pupuk organik untuk lada juga ampuh untuk menanggulangi penyakit kuning dan busuk pangkal batang pada lada. untuk aplikasinya juga betul-betul mudah dan efisien. Supaya mendapatkan hasil yang maksimal, pupuk NASA di aplikasikan 3-4 bulan sekali. Dan bila kondisi tanaman lada sedang dalam kondisi buruk ( terkena penyakit kuning atau busuk pangkal bataang ) Karenanya bisa di terapi setiap 1 bulan sekali.

 

Pemupukan Budidaya Lada Dengan Pupuk NASA

Disini akan kami jelaskan cara pemupukan lada yang benar, supaya hasil panen maksimal

PUPUK NASA YANG DIBUTUHKAN :

  • POP SUPERNASA
  • POC NASA
  • HORMONIK
  • POWER NUTRITION
  • GLIO
  • PESTONA

 

PEMUPUKAN PERTAMA :

SUPERNASA isi 250 gr campur denagan 2 liter air menjadi larutan induk , kemudian ambil 20 ml campur ke 1 liter air untuk menyiram pohon lada

PEMUPUKAN SELANJUTNYA :

SUPERNASA dikasih setiap 3 – 4 bulan sekali dengan dosis sama, disertai dengan penyemprotan POC NASA + HORMONIK 4 : 1 tutup per tangki 15 liter , interval 3 – 4 bulan sekali.

PEMBERIAN PUPUK MAKRO

  • Tanaman lada usia 3-4 bulan : urea 35 kg, sp-36 15 kg, kcl 20 kg
  • Tanaman lada usia 4-5 bulan : urea 35 kg, sp-36 20 kg, kcl 20 kg
  • Tanaman lada usia 5-6 bulan : urea 35 kg, sp-36 25 kg, kcl 30 kg
  • Tanaman lada umur 6-7 bulan : urea 35 kg, sp-36 30 kg, kcl 35 kg

PENANGANAN PENYAKIT :

  • Penyakit yang disebabkan oleh jamur bisa di tangani denga pemberian NATURAL GLIO, dengan cara di kocorkan
  • Sedangkan penyakit yang meyerang batang dan daun seperti serangga semut, ulat dsb, bisa diselesaikan dengan menyemprotkan PESTONA.

 

 

Manfaat Pupuk Nasa Untuk Tanaman Lada

  • Bunga tidak mudah rontok.
  • Menjadikan buah lada lebat & semakin banyak, setiap ranting berbuah sehingga panen jadi meningkat.
  • Tanaman lada lebih subur.
  • Tanah lahan budidaya makin gembur dan subur secara organik alami.
  • Hasil panen lebih berkualitas dan menyehatkan.

 

Hasil pupuk nasa untuk lada

 

 

Kami juga membuka peluang usaha bagi Anda yang mau gabung bersama kami menjual pupuk NASA diseluruh indonesia, ataupun ingin mendapatkan harga murah untuk dipake sendiri. Tersedia paket gratis ongkos kirim diseluruh kawasan indonesia bagi yang order minimal tertentu.

Kami menerima pengadaan pupuk organik untuk perusahaan swasta ataupun perorangan, dalam skala besar maupun kecil siap kirim diseluruh wilayah indonesia.

Demikian sedikit informasi tentang Cara Pemupukan Budidaya Lada Dengan Pupuk NASA semoga bermanfaat.

 

Jika Anda Butuh Bantuan, Atau pun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

WA / TELP/ SMS

0857 4119 9403

RINCIAN BIAYA PUPUK NASA UNTUK KARET PER 1 HEKTAR

RINCIAN BIAYA PUPUK NASA UNTUK KARET PER 1 HEKTAR

Cara Meningkatkan Produksi Getah Karet Menggunakan Teknologi Organik Pikat NASA, Pengolahan Intensif Kesuburan Terpadu NASA

 

PUPUK NASA UNTUK KARET – Teknologi PIKAT NASA pada tanaman karet yaitu sebuah upaya PT Natural Nusantara dalam instensifikasi produksi tanaman karet. Penerapan teknologi PIKAT NASA untuk budidaya tanaman karet ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas produksi tanaman karet dengan tetap menjaga kelestarian lingkunhan.

Tekonolgi PIKAT NASA (Pengelolaan Intensif Kesuburan Alami Terpadu NASA) berkhasiat untuk pembudidayaan tanaman karet secara organik. Pikat Nasa organik menerapkan sistem suply yang diperlukan tanaman karet secara lengkap mencakup unsur hara mikro dan makro, enzim, hormon pertumbuhan, asam-asam organik, dan mikrrorganisme lain yang berkhasiat untuk pertumbuhan tanaman.

 

Kesaksian Budidaya Karet Menggunakan Pupuk NASA

Teknologi PIKAT NASA, sudah teruji secara:

  • Multi komoditas

Sudah dipakai pada seluruh ragam tanaman budidaya (tanaman pangan, perkebunan, holtikultura sampai kehutanan) termasuk kelapa sawit.

  • Multi lokasi

Sudah dipakai di berbagai keadaan lahan, dataran rendah sampai dataran tinggi, dengan kondisi tanah berair sampai tanah kering, lahan normal sampai lahan kritis dan sudah dipakai di berbagai kawasan di Indonesia.

  • Multi waktu

Sudah dipakai semenjak tahun 1996.

 

Baca juga : Cara daftar menjadi member / agen pupuk nasa

 

Manfaat Teknologi PIKAT NASA Pada Tanaman Karet

  • Mempercepat pertumbuhan tanaman karet
  • Hasil produksi lebih meningkat, diperhatikan dari kuantitas getah lebih banyak, waktu panen getah lebih cepat, umur produksi karet lebih lama, masa puncak panen lebih lama.
  • Kulit batang tanaman karet lebih lunak, sehingga lebih mempermudah pengerjaan penyadapan
  • Pemulihan kulit batang lebih pesat setelah penyadapan
  • Hasil getah karet lebih berkualitas
  • Tanaman karet menjadi lebih kebal terhadap penyakit tanaman
  • Bisa membenahi dan mengembalikan kesuburan tanah
  • Memberikan keuntungan dari segi biaya

 

 

Pupuk Untuk Meningkatkan Produksi Getah Karet

Teknologi PIKAT NASA tanaman karet memberikan solusi dan pilihan opsi pembanding yang bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan untuk penggunaan opsi mana yang akan dipakai. Sebagai berikut :

Opsi A : tarif produksi lebih rendah, hasil panen sama dengan sebelumnya.

Opsi B : tarif produksi sama, hasil panen lebih tinggi dari sebelumnya.

Opsi C : tarif produksi lebih tinggi, hasil panen meningkat secara optimal

Di bawah ini sebagai contoh pemakaian pupuk NPK dengan tarif produksi Rp 2.000.000 per hektar dengan menggunakan perbandingan 3 Opsi diatas.

  • Opsi A

Tarif Pupuk NPK Rp 750.000 ditambah Produk NASA Rp 750.000, akan menjadikan jumlah panen yang sama dengan hasil panen sebelumnya.

  • Opsi B

Tarif Pupuk NPK Rp 1.000.000 ditambah Produk NASA Rp 1.000.000, akan menjadikan jumlah panen naik sebanyak 40%-70% dari panen sebelumnya.

  • Opsi C

Tarif Pupuk NPK Rp 1.500.000 ditambah Produk NASA Rp 1.000.000, akan menjadikan jumlah panen naik optimal, sebanyak 75-200% dari panen sebelumnya

 

HARGA PUPUK TANAMAN KARET

Cara Meningkatkan Produksi Getah Karet Pengaplikasian Teknologi PIKAT NASA

  • Pembenihan

Dilakukan penyemprotan dengan dosis 2-3 tutup botol POC NASA per tangki tiap-tiap 1-2 pekan. Ketika penyiramannya pakai 3 tutup botol POC NASA per 10 liter air, kemudian siramkan sekitar 1 gelas aqua untuk tiap-tiap benih 1-2 pekan sekali.

  • Tanaman Belum Produksi

Opsi utama

Pakai 250 gram SUPERNASA ditambah 200 liter air, campuran ini dibikin larutan induk. Lalu ambil 10cc larutan induk, kemudian tambah dengan 1 liter air dan aduk rata, dan siramkan tiap-tiap pohon. Atau bisa juga menggunakan takaran 1 sendok SUPERNASA ditambah 10 liter air, kemudian siramkan untuk 5 pohon. Lakukan 2-3 bulan sekali.

Opsi standar

Pakai 1 tutup botol POC NASA ditambah dengan 1 liter air, lalu siramkan untuk tiap-tiap pohon. Lakukan tiap-tiap 4-6 bulan sekali.

  • Tanaman Telah Produksi

Opsi utama, pakai 3-6 kg SUPERNASA per hektar. Aplikasikan tiap-tiap 4-6 bulan sekali.

Opsi standar, pakai 1-2 kg SUPERNASA ditambah 2-5 liter air POC NASA per hektar. Aplikasikan tiap-tiap 4-6 bulan sekali.

Opsi minimal, pakai 5-10 liter POC NASA per hektar. Aplikasikan tiap-tiap 4-6 bulan sekali.

 

 

Keterangan :

  • SUPERNASA bisa dicampur dengan tanah, pasir, abu atau pupuk NPK jikalau hal itu dapat mempermudah saat pemakaian.
  • Ketika pengaplikasian SUPERNASA dapat juga dengan diencerkan yaitu dengan 1 botol SUPERNASA 2500 gram dilarutkan ke dalam 200 liter air untuk dijadikan larutan induk. Lalu ambil sekitar 10 cc larutan induk dengan ditambahkan 1 liter air dan aduk rata lalu siramkan ke tiap-tiap pohon.
  • Pupuk makro (NPK atau kimia) dikurangi dosisnya sebanyak 50%. Apabila tidak inginan mengurangi pupuk kimia, ganti POC NASA dan HORMONIK dengan Green Star dengan dosis pengaplikasian 0,5 sachet (10 gram) per tangki atau sekitar 20 liter air.
  • Pengaplikasian SUPERNASA, bisa diganti dengan Supernasa Granule, dengan dosis 50 gram per hektar.
  • Pakai Natural Glio untuk menuntaskan tanaman layu dampak serangan jamur.

 

Semoga dengan adanya teknik budidaya tanaman karet organik dari PT Natural Nusantara bisa membantu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tanaman karet serta bisa terjaga kelestarian lingkungannya.

 

 

Demikianlah Cara Meningkatkan Produksi Getah Karet semoga bisa dijadikan bahan refrensi pemupukan lahan karet Anda agar menghasilkan produksi karet yang maksimal.

 

Jika Anda Butuh Bantuan, Atau pun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

WA / TELP/ SMS

0857 4119 9403