Kesaksian Budidaya Kakao Pupuk Organik NASA

Kesaksian Budidaya Kakao Pupuk Organik NASA

Kesaksian Budidaya Kakao Pupuk Organik NASA

 

Budidaya Kakao – Lahan milik bapak Asep dengan luas lahan 0,25 Ha dan umur tanaman 7th (ditanam sejak 1998). Produk nasa yang digunakan bapak asep adalah power nutrition, supernasa, hormonik, pestona, aero 810

Cara Aplikasi Pupuk Nasa Untuk Kakao

Cara Aplikasi Pestisida Nasa Untuk Kakao

  • 3 tutup Pestona dicampur dengan 1 tutup hormonik ditambah 3 tutup Aero 810 per tangki.

Setelah menggunakan pupuk organik nasa, bapak asep sudah tidak pernah lagi menggunakan pupuk makro walaupun sebenarnya anjuran dari perusahaan agar tetap menggunakan pupuk makro meskipun dikurangi.

pupuk nasa untuk kakao

Baca Juga : Teknik Budidaya Jahe Agar Cepat Panen.

Interval Panen Buah  Kakao

  • Sebelum pakai Nasa, setahun hanya 5kali panen sudah habis.
  • Setelah menggunakan Nasa hampir setiap minggu sepanjang tahun panen terus menerus tanpa henti.

Keunggulan Pupuk Nasa Untuk Buah Kakao

  • Tidak pernah berhenti berbuah seperti tidak pernah kenal musim, sepanjang tahun berbuah terus menerus.
  • Helopeltis bisa ditekan atau dokendalikan dengan menggunakan pestona nasa hingga 60%
  • Serangga penggerek batang tanaman kakao bisa dikendalikan dengan hormonik nasa+ pestona + aero 810.

Pupuk Organik Nasa Untuk Kakao

Setelah menggunakan produk nasa produksi kakao milik bapak Asep meningkat dengan sangat signifikan. Produk nasa sangat aman untuk digunakan. Dan sangat mudah untuk di aplikasikan. Semua produk nasa mengangkat prinsip K3 untuk Menjaga kualitas, kuantitas produk dan kelestarian lingkungan.

Sehingga tanaman hasil produksi aman untuk dikonsumsi oleh konsumen dan berkah untuk petaninya. Karena tidak memakai pupuk kimia yang bisa membahayakan konsumen saat mengkonsumsi hasil pertanian.

Tingkatkan hasil pertanian Anda dengan produk pupuk organik nasa. mari kita mendukung indonesia sehat bebas bahan kimia bersama pupuk organik Nasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.